Arsip Blog

Mengeringnya Danau Tiberias, akankah Ad-Dajjal Keluar ?

Bila anda membuka google dan menelusuri kata “Tiberias”, maka anda akan menemukan keterangan Wikipedia sebagai berikut:

TheSea of Galilee, alsoKinneret,Lake of Gennesaret, orLake Tiberias(Hebrew: יָם כִּנֶּרֶת Judeo-Aramic: יַמּא דטבריא, Arabic:بحيرة طبرية), is the largestfreshwater lake in Israel, and it is approximately 53km (33mi) in circumference, about 21km (13mi) long, and 13km (8.1mi) wide. The lake has a total area of 166km2(64sqmi), and a maximum depth of approximately 43 m (141feet).

Artinya:

Laut Galilea, jugaKinneret,DanauGenesaret,atau DanauTiberias (Ibrani:יָם כִּנֶּרֶתYahudi-Aramic:יַמּא דטבריא, Arab:بحيرة طبرية),adalah danauair tawar terbesar diIsrael, dan iaadalah sekitar53km (33mil)lingkar,sekitar 21km(13mil) panjang,dan 13km(8,1mil) lebar.Danauini memilikiluas wilayah166km2(64sq mi), dankedalaman maksimumsekitar 43m(141kaki).

Air dari Danau Tiberias merupakan sumber utama air bersih bagi bangsa Yahudi dan pemerintah Zionis Israel. Dewasa ini pemerintah Israel sangat khawatir karena keberadaan air Danau Tiberias sudah kian menepis. Jika kita clickhttp://www.savethekinneret.com/ kita akan temukan peringatan dari pemerintah Israel kepada segenap warganya sebagai berikut: Read the rest of this entry

QS an-Nisa’ [4]: 19 – Berlaku Adil Terhadap Wanita [Tafsir]

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Sebuah tafsiran Qur’an Surat An-Nisa’ ayat 19. saya kutip dari majalah islam, Al-Wa’ie, tulisan dari ‘Ust. Rokhmat S. Labib, M.E.I.’ Semoga, bisa bermanfaat bagi teman-teman, yang akhwat maupun yang ikhwan. 🙂

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا لاَ يَحِلًّ لَكُمْ أَنْ تَرِثُوْا النِّسَاءَ كَرْهًا وَلاَ تَعْضُلُوْهُنَّ لِتَذْهَبُوْا بِبَعْضِ مَا آتَيْتُمُوْهُنَّ إِلاَّ أَنْ يَأْتِيْنَ بِفَاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍ وَعَاشِرُوْهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِ فَإِنْ كَرِهْتُمُوْهُنَّ فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوْا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللهُ فِيْهِ خَيْرًا كَثِيْراً

Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kalian mempusakai wanita dengan jalan paksa. Janganlah kalian menghalangi mereka kawin dan menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kalian berikan kepada mereka, kecuali jika mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Bergaullah kalian dengan mereka secara patut. Kemudian jika kalian tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kalian tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.

 (QS an-Nisa’ [4]: 19).

Tafsir Ayat

Allah Swt. berfirman: Yâ ayyuhâ al-ladzîna âmanû lâ yahillu lakum an taritsû an-nisâ’a karh[an] (Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kalian mempusakai wanita dengan jalan paksa). Menurut jumhur mufassir, yang dimaksud dengan mewarisi wanita adalah mewarisi pernikahan dengannya.1 Pengertian secara lebih jelas dapat ditelisik dari sabab an-nuzûl ayat ini yang—kendati ada beberapa perbedaan ungkapan—semuanya bermuara pada kesimpulan yang sama, bahwa ayat ini turun berkenaan dengan adat-istiadat yang berlaku pada zaman Jahiliah.2  Read the rest of this entry

Ayat 6-7 Surat Al-Baqarah – Mengobati sakit hati, saat berdakwah :)

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Alhamdulillah, setelah mendapat hidayah dari Allah SWT, saya berjuang untuk menegakkan Islam (berdakwah), walau saya mempnunyai ilmu sedikit. Tapi bagiku, sedikit itu apabila diamalkan, tak ada bedanya dengan banyak lalu diamalkan, sama saja dimata Allah.

Obat hatiku :)

Tapi, sering kali, ketika saya berdakwah, banyak sekali cobaan. dan saya menyukainya, karna dari semua itu saya mempunyai banyak pengalaman, dan bisa memperbaiki cara berdakwah saya. mulai dianggap, radial, teroris, aliran sesat, sok alim, dan lain sebagainya. sedih, rasanya kalau pertama kali niat baikku itu ditanggapi dengan seperti yang tidak diharapkan. kadang, down, dan melupakkan untuk berjuang dijalan Allah. Tapi, dari semua itu saya banyak mendapatkan, pelajaran yang sangat berharga–walaupun sering juga mundur–. sampai akhirnya, saya membaca surat al-baqarah ayat 6-7 ini, yah walaupun kita sering mengaji al-qur’an. tak jarang kita tidak mengetahui artinya, apalagi mengamalkannya. Sungguh, sia-sia menurutku, apa yang kita baca tidak diketahui makna dan juga diamalkan. Read the rest of this entry