Arsip Blog

Berita adalah Jendela Dunia ?

Dalam satu bukunya yang sangat berpengaruh, Making News, Tuchman mengawalinya dengan ilustrasi yang menarik. Katanya, “berita adalah jendela dunia. Melalui berita, kita mengetahui apa yang terjadi Aceh, di Papua, dan di Jakarta. Melalui berita, kita mengetahui apa saja yang dilakukan oleh elit politik di Jakarta, kehidupannya, kegiatannya. Tetapi apa yang kita lihat, apa yang kita ketahui, dan apa yang kita rasakan mengenai dunia itu tergantung pada jendela yang kita pakai. Pandangan lewat jendela itu, tergantung pada apakah jendela yang kita pakai besar atau kecil. Jendela yang besar dapat melihat lebih luas, sementara jendela kecil membatasi pemandangan kita. apakah jendela itu berjeruji ataukah tidak. Apakah jendela itu bisa dibuka lebar ataukah hanya bisa dibuka setengahnya. Apakah lewat jendela itu kita bisa melihat secara bebas ke luar ataukah kita hanya bisa mengintip di balik jerujinya. Yang paling penting, apakah jendela itu terletak dalam rumah yang punya posisi tinggi ataukah dalam rumah yang terhalang oleh rumah lain. Dalam berita, jendela itu yang kita sebut sebagai frame (bingkai). Read the rest of this entry

Kenapa Harus Dimekarkan dan Kenapa Tidak Perlu Dimekarkan Kabupaten Bumiayu ?

Sekarang sedang gencar-gencarnya gerakan pemekaran di wilayah brebes selatan untuk menjadikan Bumiayu sebagai Kabupaten. Banyak pihak yang pro dan kontra terhadap gerakan ini dengan berbagai argumentasi :

 

Kenapa harus dimekarkan ?
1. Jauhnya jarak rentang kendali antara pemerintah Dan masyarakat.
2. SDM dan SDA yang lebih baik.
3. Terciptanya pemerataan pembangunan.
4. Berkembangnya demokrasi lokal, karena pembgian kekuasaan yg lebih kecil. Read the rest of this entry

Komunitas Mahasiswa Brebes Selatan di Yogyakarta Mendukung Pemekaran Kabupaten Bumiayu

Pemekaran wilayah mulai berkembang pesat sejak UU No 22 Tahun 1999 mengenai Pemerintahan Daerah dan UU No 25 tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah ditetapkan. Itupun membuat peluang daerah seperti Bumiayu, untuk menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB). Sebelumnya jumlah daerah otonom adalah sebanyak 249 Kabupaten, 65 Kota, dan 27 Provinsi. DI akhir Desember 2007, jumlahnya menjadi 370 kabupaten, 95 kota dan 33 provinsi. Perkembangan pesat tersebut tak terlepas dari desentralisasi pelimpahan kewenangan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Selain itu pada awal tahun 2013, pemerintah pusat juga akan merivisi 19 RUU mengenai pemekaran daerah otonom baru.

Read the rest of this entry

Bahasa Persatuan, Kini Tak Semanis Dulu !

Kecil Di Rumah Sendiri | RG: Batra

Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia. Itulah sumpah ketiga, yang didengungkan para pemuda Indonesia, tanggal 28 Oktober tahun 1928, yang sekarang selalu diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda Indonesia. Itulah janji para Pemuda Indonesia, untuk memperkuat semangat persatuan dalam sanubari. Sungguh indah memang kala dikenang.

Sejak tahun 1972, ejaan Bahasa Indonesia disempurnakan menggantikan ejaan sebelumnya (Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi), dan juga revisi tahun 1987, dan tahun 2009. Dan sepertinya sosialisasi pemerintah sangat minim, sedikit masyarakat tahu kalau bahasa persatuannya kini telah banyak di ubah. Akhirnya nasib bahasa persatuan kini sangat memprihatinkan, dari penelitian Krisanjaya, M. Hum, ahli lingustik dari Universitas Negeri Jakarta, orang Indonesia yang mampu berbahasa Indonesia secara benar hanya 16,77 persen. Sangat sedikit sekali, tak heran apabila kita (bangsa Indonesia) terpecah belah, banyak perselisihan–orang bahasa persatuannya saja yang mengerti sedikit!

Read the rest of this entry

Pemekaran Kabupaten Bumiayu, Ladang Korupsi Baru !

Masyarakat menjadi korban ! | RG: Batra

Saya terkejut mendengar teman saya mengatakan bahwa salah satu calon bupati Brebes menjanjikan–apabila ‘terpilih’–akan menjadikan kota Bumiayu menjadi kabupaten baru–alias pemekaran daerah. Dan itupun terjadi sekarang (setelah pasangan Hj. Idza Priyanti, S.E – Narjo, unggul 51,85% dibandingkan 48,15%  dari pasangan H. Agung Widiantoro – Athoilah, sumber : http://www.brebeskab.go.id), semua meributkan pemekaran Kota Bumiayu menjadi Kabupaten Bumiayu dengan didukung oleh 5 kecamatan (kec. Paguyangan, kec. Bantarkawung, kec. Salem,  kec. Tonjong, kec. Sirampog).
Read the rest of this entry

Komentar Kenaikan BBM oleh Revrisond Baswir

TOLAK KENAIKAN BBM !!!

Kenaikan harga BBM sebenarnya merupakan satu bagian kecil dari upaya liberalisasi sektor migas di negeri ini. Nantinya, Pertamina, perusahaan miyak yang selama ini menjadi pengelola tunggal itu akan bersaing dengan lebih dari 40 perusahaan migas asing yang sudah mengantongi izin untuk membuka 20.000 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia, dengan harga standar internasional.

Berikut ini perbincangan dengan Kepala Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada Drs. Revrisond Baswir, M.B.A, yang ditemui dalam Seminar Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Gedung DPR, Jakarta. Berikut petikannya:

Kenaikan BBM ini kedepannya akan berdampak seperti apa?

Untuk mengetahui dampak kenaikan harga BBM, kita harus tahu persis latar belakang dan motivasi. Kalau menurut pemerintah, latar belakangnya apakah untuk mengoreksi yang tidak tepat sasaran, untuk menghemat konsumsi BBM, termasuk untuk menghindari penyelundupan dan sebagainya. Saya kira itu alasan yang dicari-cari, bukan penjelasan namun justru mengaburkan dari motif sebenarnya. Alasan yang sebenarnya adalah sejak pemerintah menandatanganani LOI 1998 di mana kita tunduk pada IMF untuk melepas harga BBM ke harga internasional. Ini sebenarnya bukan soal kenaikan, tapi soal proses bertahap melepas harga BBM ke harga pasar sesuai garis IMF, dan itu sudah difollow up oleh pemerintah yang sejak 1999 sudah membuat draft UU Migas yang baru, tapi pada waktu itu bentrok dengan Pertamina. Read the rest of this entry