Arsip Blog

Komposisi Ituuuu

1376088_663585173659540_1173659458_n

Pertanyaan yang pertama keluar pasti, apa itu komposisi ?
Singkatnya, komposisi itu memilih objek mana saja yang akan dimasukan dan dikeluarkan dari frame.

Belum jelas ?
Ok, kita asumsikan komposisi dalam fotografi sebagai racikan dalam memasak/membuat makanan ataupun minuman.

Siapa yang tidak suka meminum jus. Racikan yang enak pasti memasukan buah yang sudah bersih, air, gula, es batu, atau tambahan lainnya seperti madu. Pasti rasanya enak, menyegarkan, dan sehat. Apa jadinya kalau didalam jus itu dimasukan garam ? Ah, sudah jelas rasanya jadi tidak karuan, walaupun yang paling banyak porsinya adalah buah.

  • Begitu juga dengan fotografi, kita harus jeli dan cermat dalam memasukan objek dengan berbagai macam tambahan yang lain, seperti background, framing, angle, timing, dsb. Untuk dimasukan ke dalam frame foto. Sehingga menghasilkan foto yang enak dipandang oleh mata. Apabila kita asal, ataupun salah dalam memasukkan sesuatu kedalam frame. Maka akan menghasilkan foto yang biasa saja, atau bahkan jelek.
    Pada intinya, yang menjadikan foto itu bagus atau tidak, adalah komposisi yang kita masukan. Tak peduli alatnya apa atau objeknya apa, kalau sang fotografer cermat, maka akan menghasilkan foto yang indah. Jelas ? Kalau belum jelas, makanan atau minuman itu akan terasa enak, bukan karena panci, kompor, alat masak, atau lainnya. Tetapi memang karena kokinya yang hebat. Bukan juga karena, bahan masakan dan minuman yang mahal, buktinya tempe saja enak. Hehehe

 

Iklan

Malam Satu Suro di Cepuri Parangkusumo

_DSC8172

Cepuri Parangkusumo

Saat pertama memasuki pantai parangkusumo pada senin (04/10), kami disambut oleh perhelatan pertunjukan wayang orang yang didalangi oleh Ki Manteb Soedharsono di Pendopo Parangkusumo. Acara tersebut merupakan langkah dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bantul untuk meningkatkan jumlah pengunjung di tahun ini. Pengunjung yang datang dari berbagai daerah tersebut, membuat suasana di pantai parangkusumo sangar ramai, apalagi terdapat pasar malam disana.

Di sebelah timur dari pendopo parangkusumo, terdapat cepuri parangkusumo yang dulunya dijadikan petilasan panembahan senopati. Terletak 30 km dari kota yogyakarta, para juru kunci menyakini Pantai Parangkusumo sebagai pintu masuk ke istana laut selatan. Didalamnya banyak peziarah menaburkan kembang setaman dan serangkaian sesajen di Batu Cinta, yang dulunya dijadikan Panembahan senopati bertemu dengan ratu kidul dan membuat perjanjian. Alasan kenapa dinamakan batu cinta, karena pada saat itu ratu kidul jatuh cinta kepada senopati, dan akhirnya mengabulkan permintaan senopati untuk bisa memerintah mataram, sebagai balasannya Senopati dan seluruh keturunannya mau menjadi suami Ratu Kidul, Senopati akhirnya setuju dengan syarat perkawinan itu tidak menghasilkan anak. Read the rest of this entry

Fotografi Jurnalistik: Antara Hoby dan Profesi

_DSC0051

Hobi merupakan suatu kegiatan untuk mengisi waktu luang yang biasa dilakukan oleh para pemuda di Indonesia. Tapi, di Indonesia hobi menjadi sebuah kegiatan musiman. Banyak hobi yang digeluti tak dijadikan keseriusan, dalam waktu beberapa bulan, hobi itu menjadi hiasan di lemari kaca para pemuda di Indonesia. Tidak terkecuali hobi fotografi.

Pada saat ini, siapa yang tidak mempunyai kamera DSLR ? semua yang mempunyai kantong tebal, pasti punya gadget yang satu ini. Tapi seperti hobi-hobi lainnya, para fotografer musiman ini tak selamanya menjadi hobi. Masih ingat saat dulu masuk pertama kuliah semester 3 (tahun 2011), pemuda di Yogyakarta khususnya mempunyai sepeda yang kita sebut sepeda fixie, siapa anak gaul yang tidak punya sepeda fixie ? hampir semua punya, seiring berjalan waktu hanya bertahan 1 semester lebih, sepeda fixie lenyap ditelan perkembangan pergaulan yang sangat cepat. sepeda fixie pun banyak dilelang, dijual belikan bekas.!

Membawa kamera besar, dengan lensa panjang, ketempat-tempat strategis menjadi pemandangan baru setelah sepeda fixie menjamur. Sepertinya saat ini, kamera dslr yang menjadi jenis jamur untuk para pecinta hobi di Indonesia. Read the rest of this entry

[Foto] Wayang Kulit Kotagede, Yogyakarta

“Menonton dibalik Kelir”

(lebih…)

Semangat Belajar Islam di Lereng Merbabu

Sekolah Sore

Sekolah Sore

Sore itu, pukul 04.00, udara lereng merbabu terasa dingin menembus tebalnya jaket. Saya bersama teman-teman Jurusan Teknik Elektro Universitas Islam Indonesia Yogyakarta yang berjumlah 29 orang itu berhenti di desa Kedakan, Kenalan yang ditempuh melewati Magelang, dan melalui Kopeng tersebut, yang ditempuh dari arah Yogyakarta. Tempat ini merupakan salah satu rute pendakian untuk mencapai puncak Merbabu yang mempunyai 2 pos pemberhentian. Didalam pos ke-2 banyak dijadikan tempat berkemah, karena adanya sumber air yang melimpah disana. Gunung merbabu merupakan salah satu dari banyaknya gunung di Indonesia yang mempunyai ketinggian diatas 3000 meter diatas permukaan air laut (dpl), yaitu sekitar 3145 m dpl. Read the rest of this entry

Foto-Foto Museum UII – Yogyakarta

Benda-benda yang terdapat di Museum UII

Read the rest of this entry