Pentingnya Silaturahmi Diantara Kita

 

“Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung Silaturahimnya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dari penggalan hadist diatas, cukuplah menegaskan kepada kita betapa pentingnya silaturahim diantara kita. Bahkan Allah swt, menyuruh kita untuk menyambung tali silturahim, yang tertulis di Al-Qur’an surat An-Nisa ayat pertama :

“… dan bertakwalah kepada Allah yang kalian saling meminta dengan nama-Nya dan sambunglah tali Silaturahim.”

Dalam menjalankan tali silaturahim-pun, tidak ada batasan, itupun Allah swt perintahkan, masih di surat yang sama (An-Nisa) pada ayat 36 :

“Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.”

Ayat diatas sangat menegaskan, bagi siapa yang tidak menjaga hubungan silaturahim—termasuk orang yang sombong dan membanggakan diri dimata Allah swt!

Dan pada ayat diatas yang artinya ‘tetangga dekat dan tetangga jauh’, dekat atau jauh disini ada yang mengartikan dengan tempat, hubungan kekeluargaan, dan ada pula antara yang muslim dan yang bukan muslim. Sedangkan maksud dari ‘Ibnu Sabil’ ialah orang yang dalam perjalanan yang bukan maksiat, yang kehabisan bekal—Termasuk juga anak yang tidak diketahui ibu bapaknya.

Lanjutkan membaca “Pentingnya Silaturahmi Diantara Kita”

Mengeringnya Danau Tiberias, akankah Ad-Dajjal Keluar ?

Bila anda membuka google dan menelusuri kata “Tiberias”, maka anda akan menemukan keterangan Wikipedia sebagai berikut:

TheSea of Galilee, alsoKinneret,Lake of Gennesaret, orLake Tiberias(Hebrew: יָם כִּנֶּרֶת Judeo-Aramic: יַמּא דטבריא, Arabic:بحيرة طبرية), is the largestfreshwater lake in Israel, and it is approximately 53km (33mi) in circumference, about 21km (13mi) long, and 13km (8.1mi) wide. The lake has a total area of 166km2(64sqmi), and a maximum depth of approximately 43 m (141feet).

Artinya:

Laut Galilea, jugaKinneret,DanauGenesaret,atau DanauTiberias (Ibrani:יָם כִּנֶּרֶתYahudi-Aramic:יַמּא דטבריא, Arab:بحيرة طبرية),adalah danauair tawar terbesar diIsrael, dan iaadalah sekitar53km (33mil)lingkar,sekitar 21km(13mil) panjang,dan 13km(8,1mil) lebar.Danauini memilikiluas wilayah166km2(64sq mi), dankedalaman maksimumsekitar 43m(141kaki).

Air dari Danau Tiberias merupakan sumber utama air bersih bagi bangsa Yahudi dan pemerintah Zionis Israel. Dewasa ini pemerintah Israel sangat khawatir karena keberadaan air Danau Tiberias sudah kian menepis. Jika kita clickhttp://www.savethekinneret.com/ kita akan temukan peringatan dari pemerintah Israel kepada segenap warganya sebagai berikut: Lanjutkan membaca “Mengeringnya Danau Tiberias, akankah Ad-Dajjal Keluar ?”

Inilah Beberapa Alasan Mengapa Islam Melarang Poliandri !

“Jika lelaki boleh beristri lebih dari satu, mengapa wanita tidak boleh bersuami lebih dari satu (poliandri)?”. Pertanyaan ini kadang terbesit dibenak kita atau bahkan digembar-gemborkan oleh sebagian aktifis feminis yang mengklaim sedang memperjuangkan kesetaraan gender. Mari kita simak jawabannya.

1. Ketentuan Dari Allah

Aturan bahwa wanita tidak boleh memiliki beberapa suami dalam satu waktu adalah ketentuan Allah Ta’ala. Tidak ada pilihan lain bagi seorang hamba yang beriman kepada Allah kecuali menaati dan menerima dengan sepenuh hati setiap ketentuan-Nya. Karena orang yang beriman kepada Allah-lah yang senantiasa taat dan tunduk kepada hukum agama. Allah berfirman,

إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Hanya ucapan orang-orang beriman, yaitu ketika mereka diajak menaati Allah dan Rasul-Nya agar Rasul-Nya tersebut memutuskan hukum diantara kalian, maka mereka berkata: Sami’na Wa Atha’na (Kami telah mendengar hukum tersebut dan kami akan taati). Merekalah orang-orang yang beruntung”(QS. An Nuur: 51)

Tidaklah apa yang Allah tentukan untuk hamba-Nya melainkan pasti memiliki hikmah yang besar bagi sang hamba. Namun sang hamba wajib pasrah kepada ketentuan itu baik tahu akan hikmahnya, maupun tidak tahu hikmahnya. Kaidah fiqhiyyah mengatakan:

الشَارِعُ لَا يَـأْمُرُ إِلاَّ ِبمَا مَصْلَحَتُهُ خَالِصَةً اَوْ رَاجِحَةً وَلاَ يَنْهَى اِلاَّ عَمَّا مَفْسَدَتُهُ خَالِصَةً اَوْ رَاجِحَةً

“Islam tidak memerintahkan sesuatu kecuali mengandung 100% kebaikan, atau kebaikan-nya lebih dominan. Dan Islam tidak melarang sesuatu kecuali mengandung 100% keburukan, atau keburukannya lebih dominanLanjutkan membaca “Inilah Beberapa Alasan Mengapa Islam Melarang Poliandri !”

Arti Perubahan Menurutku

Perubahan ? kalau kita mencoba menganalogikan lagi dengan hukum fisika, yaitu percepatan, percepatan adalah perubahan putaran/kecepatan terhadap satuan waktu. Kita diberi waktu oleh-Nya adalah 24 jam, semua manusia, setiap saat dan setiap waktu. Dulu tahun 1945 Indonesia Merdeka, dan ditahun yang sama Jepang di bombardir oleh pasukan sekutu, dan sekarang kita mempunyai teknologi dan Jepang sudah bisa membuat dan mengembangkan teknologi, padahal Allah swt memberikan waktu yang sama, untuk kita dan orang lain. Tapi kita tak bisa menghargai waktu, untuk mencapai suatu titik perubahan yang terbaik, walau tiada yang sempurna. Setiap waktu, pasti seseorang menggoreskan sebuah tinta pelajaran tentang kehidupan, menulisnya dilembaran putih kehiduopan, maka ada pepatah yang mengatakan bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik.

Tapi dari perubahan itu sendiri, ada hal yang disayangkan apabila kita berubah tidak apa adanya, perubahan yang tak seharusnya dirubah. Tidak sesuai dengan apa yang diberikan oleh-Nya kepada kita. Seharusnya perubahan itu tidak lepas dari apa yang ada pada diri kita — sejak dulu kala (saat pertama kali kita dilahirkan) – sehingga tidak mungkin ada yang namanya operasi plastik lah, untuk merubah penampilan kita, yang mustinya kita syukuri. Padahal Allah swt menciptakan kita bersuku-suku, berbeda ! Dalam hal fisik, kemampuan, dan juga intelektualnya. Dari itu semua kita kembangkan dengan mengharapkan Ridha dari-Nya, tentu saja perubahan itu bukan untuk semata-mata untuk dunia yang fana ini. !! Saya akan memberikan permisalan yang bisa memberikan pemahaman yang lebih, apa itu arti perubahan.

Lanjutkan membaca “Arti Perubahan Menurutku”

4 Alasan kenapa harus sering-sering Jalan Kaki

Salam… Oke, pada kesempatan kali ini saya akan membuat satu kategori baru, yaitu lifestyle. dimana lifestyle tidak lepas dari lifestyle yang bagus, baik untuk dunia dan akhirat. hehehe, dan juga meniru sunnah Baginda Rasulullah SAW. ya nggak ? kan Rasulullah, suri tauladan bagi kita semua. Nah, pada postingan pertama ini, saya akan menulis 4 alasan kenapa harus  sering-sering jalan kaki, kalau bisa sih, joging tiap pagi… 😉

Alasannya antara lain adalaaaah, eng ing eng…

1. SEHAT

Yang namanya jalan kaki itu sehat sahabat. Buktinya, saya ini, mengalami cedera yang ringan, tapi jadi serius karena, otot pada paha saya KAKU (sebelumnya saya cedera sendi pada punggung tergeser) akhirnya, yang sebelumnya cederaku yang karena jatuh saat maen bola, diperkirakan sekitar 3-4 bulanan, jadi ngaret sampe 6 bulanan lebih, nieh punggung ma paha masih sakit. ya itu, alasannya karena kaki kaku, jarang gerak, gimana mau gerak coba. nie kebiasaan rutin saya. bangun pagi, mandi, makan, berngkt kuliah (pake motor), masuk kuliah, duduk, ngerjain tugas dan juga laporan, semua duduk. gimana mau gerak coba… mmmmm, jadi inilah akibatnya… makanya sahabat, ayo sering-sering jalan kaki, untuk beli makan atau yang lainnya… hehehe nieh, contoh Baginda Rasulullah dan Istrinya Aisyah yang diceritakan, sering balapan lari. tuh kan… Rasulullah saw juga tidak pernah pake motor, tidak pernah pake mobil. Beliau, selalu jalan kaki… jadinya, Rasulullah saw selalu sehat… hehehe * dulu kan nggak ada motor ma mobil yah… :p Lanjutkan membaca “4 Alasan kenapa harus sering-sering Jalan Kaki”

Hadapi Hidup Apa Adanya

Kondisi dunia ini penuh kenikmatan, banyak pilihan, penuh rupa, dan banyak warna. Semua itu bercampur baur dengan kecemasan dan kesulitan hidup. Dan, Anda adalah bagian dari dunia yang berada dalam kesukaran.

Anda tidak akan pernah menjumpai seorang ayah, isteri, kawan, sahabat, tempat tinggal, atau pekerjaan yang padanya tidak terdapat sesuatu yang menyulitkan. Bahkan, kadangkala justru pada setiap hal itu terdapat sesuatu yang buruk dan tidak Anda sukai. Maka dari itu, padamkanlah panasnya keburukan pada setiap hal itu dengan dinginnya kebaikan yang ada padanya. Itu kalau Anda mau selamat dengan adil dan bijaksana.

Pasalnya, betapapun setiap luka ada harganya. Allah menghendaki dunia ini sebagai tempat bertemunya dua hal yang saling berlawanan, dua jenis yang saling bertolak belakang, dua kubu yang saling berseberangan, dan dua pendapat yang saling berseberangan. Yakni, yang baik dengan yang buruk, kebaikan dengan kerusakan, kebahagiaan dengan kesedihan. Lanjutkan membaca “Hadapi Hidup Apa Adanya”

Belajar Menghadapi Cobaan Dari Allah SWT Menggunakan Rumus Hukum Ohm

Lama tidak menulis diblog, karena disibukkan oleh kegiatan Kuliah yang padat senin sampai sabtu. huft, tapi cukup menyenangkan karena waktuku terbuang tidak sia-sia. Sungguh pencuri yang paling seram adalah, yang mencuri waktu berharga kita untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. 🙂

Untuk kali ini, saya akan menulis sebuah cara untuk menghadapi cobaan yang diberikan oleh Allah swt kepada kita… yaitu menggunakan hukum Ohm. Kenapa harus hukum Ohm, apa sih itu hukum Ohm ?

Ini merupakan salah satu hukum eksperimental yang dilakukan oleh ahli fisika yang bernama “Goerge Ohm”, pada kurang lebih 200 tahun yang lalu. yang berbunyi V = I x R. Dimana V adalah tegangan, I adalah Arus, dan R adalah Resistan/Tahanan/Hambatan. Dimana R adalah konstanta yang merupakan tahanan dari batang tembaga, Konstanta ini memberikan hubungan yang linear antara tegangan dan arus. Dari rumus diatas, kita mendapatkan kesimpulan bahwa, semakin besar Arusnya dan juga semakin besarnya Tahanan/Hambatan, maka akan semakin besar pula nilai V (tegangan) yang kita dapat. Lanjutkan membaca “Belajar Menghadapi Cobaan Dari Allah SWT Menggunakan Rumus Hukum Ohm”

Kisah Yang Membuatku Menangis Karna Lupa Akan Arti “Syukur”

Hidup ini memang ujian. Seperti apa pun warna hidup yang Allah berikan kepada seorang hamba, tak luput dari yang namanya ujian. Bersabarkah sang hamba, atau menjadi kufur dan durhaka.

Dari sudut pandang teori, semua orang yang beriman mengakui itu. Sangat memahami bahwa susah dan senang itu sebagai ujian. Tapi, bagaimana jika ujian itu berwujud dalam kehidupan nyata. Mampukah?

Hal itulah yang pernah dialami Bu Khairiyah. Semua diawali pada tahun 1992.

Waktu itu, Allah mempertemukan jodoh Khairiyah dengan seorang pemuda yang belum ia kenal. Perjodohan itu berlangsung melalui sang kakak yang prihatin dengan adiknya yang belum juga menikah. Padahal usianya sudah nyaris tiga puluh tahun.

Bagi Khairiyah, pernikahan merupakan pintu ibadah yang di dalamnya begitu banyak amal ibadah yang bisa ia raih. Karena itulah, ia tidak mau mengawali pintu itu dengan sesuatu yang tidak diridhai Allah. Lanjutkan membaca “Kisah Yang Membuatku Menangis Karna Lupa Akan Arti “Syukur””

Kisah Arti CINTA !!!

Suatu ketika, seorang wanita tampak sedih. Wajahnya kusut masai. Air mukanya letih menahan tangis. Rupanya, ia baru saja kehilangan anak tercintanya untuk selama-lamanya.

Atas petunjuk orang di desa, ia menemui seorang tua bijak di pinggir hutan. Mereka berkata, siapa tahu orang bijak itu dapat membantu menyelesaikan permasalahannya. Karena rasa cinta kepada sang anak, ia berharap dapat segera bertemu orang bijak itu. Ditempuhlah perjalanan yang jauh itu dengan bergegas. Sesampainya di sana, ia bertanya, “Guru, apakah Anda memiliki ramuan ajaib untuk mengembalikan anakku?”

Sang bijak tidak berusaha berargumentasi atau mengusir wanita itu karena permintaan yang tidak masuk akal. Dia cuma bilang, “Carilah bunga merah dari rumah yang tidak mengenal “kesedihan”. Setelah menemukan benda itu, kita bisa sama-sama membuat ramuan ajaib untuk menghidupkan putramu.” Selesai mendengar itu, wanita itu segera berangkat mencari.

Dalam perjalanan, ia tampak bingung. Tak ada satu petunjuk pun tentang di mana dan bagaimana bentuk rumah itu. Hingga, ia tiba di depan sebuah rumah mewah. “Mungkin, penghuni rumah itu tak pernah mengenal kesedihan,” ucap wanita itu dalam hati. Setelah mengetuk pintu, ia berkata, “Saya mencari rumah yang tidak pernah mengenal kesedihan. Inikah tempatnya?” Wajah sang wanita masih memperlihatkan raut merana. Lanjutkan membaca “Kisah Arti CINTA !!!”