Belajar Penulisan Feature

Sebenarnya saya mendapat kelas kuliah feature sudah lama, tanggal 7 maret 2014, sudah 20 hari. Tapi baru sempet mau nulis disini. Kelas yang berlangsung 3 hari itu diselenggarakan oleh LPM HIMMAH UII, dan sebagai pemateri yaitu seorang penulis lepas, alumni di HIMMAH juga, yaitu Fahri Salam.

Langsung saja, apa sih itu feature? bisa dibilang tulisan feature merupakan tulisan yang tidak terikat dengan aturan seperti 5W+1H, tentu saja mengabaikan metode piramida terbalik. Feature juga bisa dibilang suatu bentuk tulisan yang menarik karena didalamnya terdapat Human Interest, dan juga penulisan yang bebas membuat tulisan menjadi kreatif dan tidak terikat oleh kaidah bahasa jurnalistik. Kalau diibaratkan seperti rumah, tulisan straight news (5W+1H/piramida terbalik) bisa diibaratkan seperti rumah kelinci, sedangkan tulisan feature seperti rumah pada umumnya. Dengan pintu masuk kedalam rumah tulisan feature itu sendiri, berupa Deskripsi.

Deskripsi sendiri berarti menggambarkan dengan menggunakan panca indra. Dalam penulisan deskripsi harus relevan dengan tujuan/pokok/fokus dari tulisan feature yang kita buat. Tujuan dari penulisan deskripsi itu sendiri adalah bertujuan untuk mewakili keingintahuan pembaca, sehingga deskripsi harus spesifik (partikulat).

 

Macam Penulisan Feature

Dalam penulisan feature sendiri, ada berbagai macam atau jenis penulisan feature. Diantaranya adalah:

  1. Profil Feature
    Profil feature menceritakan sebuah perjalanan hidup seseorang. Bisa dibilang semacam Biografi, walaupun biografi lebih kompleks.
  2. Feature How To
    Penulisan jenis ini merupakan tulisan yang menjelaskan informasi atau petunjuk penting untuk melakukan hal sesuatu yang bermanfaat bagi pembaca.
  3. Feature Sejarah/Science
    Jenis ini merupakan tulisan mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditandai kedalaman pembahasan dan objektifitas pandangan yang dikemukakan menggunakan data dan informasi akurat.
  4. Feature Human Interest
    Feature ini berisi hal-hal yang bisa menyentuh perasaan pembaca dengan mengungkapkan sisi dari seseorang yang tidak terlihat.
  5. Feature Berita
    Feature berita ditulis dengan memperhatikan nilai berita jurnalistik.
  6. Feature Musiman
    Feature ini berkisah tentang peristiwa yang terjadi secara musiman. ex: Kampanye, Pemilu, Hari Raya, dan sebagainya.
  7. Feature Traveling/Petualangan
    Feature yang berkisah tentang petualangan seseorang atau kelompok.
  8. Feature Interpretatif
    Tulisan yang menyajikan cara penanggulangan sesuatu yang bermanfaat bagi pembaca.

Supaya tulisan feature menjadi lebih menarik, perhatikan pada judul yang kita pilih. Judul di buat seringkas mungkin, tidak berbelit-belit, umumnya judul sebuah feature tidak lebih dari 4 kata, walaupun lebih dari itupun tidak masalah. Oleh karena itu, judul hendaknya memiliki sifat seperti atraktif (menarik perhatian)–tetapi tidak bombastis, memuat inti terpenting, komunikatif, mudah dipahami, jelas, ringkas, padat, sederhana, dan juga logis, dalam artian bersifat pasti dan bisa dipercaya.

Setelah itu buatlah lead yang membuat pembaca semakin tertarik untuk membaca tulisan feature kita lebih lengkap. Lead merupakan kunci, apakah tulisan kita akan dibaca atau dihiraukan pembaca. Kalau deskripsi adalah pintu masuk, Lead di ibaratkan sebagai jalan menuju rumah tulisan kita.

Tentu setelah Lead, kita akan menulis body dari tulisan feature kita. Isi rumah tulisan kita. Seperti dijelaskan sebelumnya, dalam body pintu masuknya adalah deskripsi. Dan dianjurkan dalam penulisan, tidak menggunakan kata-kata yang berlebihan, gunakan kata dan kalimat yang sederhana namun sesuai dengan tujuan. Dalam penulisan, kita jangan lupa menggunakan bantuan outline/kerangka. Kerangka tulisan tidak lepas dari 5W+1H, untuk mempermudah:

Who > Siapa saja narasumbernya?

What > Plot Cerita

When > Alur/Waktu peristiwa

Where > Setting

Why > Motif

How > Cerita

Dengan memperhatikan kerangka, akan sedikit memudahkan penulis untuk merangkai tulisan dengan baik.

Selain lead dan body, ada hal lain yang harus diperhatikan dalam penulisan feature, yaitu fokus dan sudut pandang. Saat menulis, kita harus fokus pada topik utama yang dibahas dalam buku. Jika tulisan kita terfokus, maka apa yang disampaikan bisa tetap berjalan di jalur yang seharusnya. Pastikan juga tulisan yang kita buat terfokus, agar tidak melenceng kesana kemari dan membahas hal-hal yang tidak berhubungan dengan tema.

Dan yang terakhir adalah penutup. Tentu penutup ini bukan seperti penutup pada penulisan makalah, tapi lebih ke–bagaiman kita akan mengakhiri tulisan kita. Mengakhiri tulisan bisa saja mudah, tetapi bisa juga tidak. Pada hakikatnya, penutup berperan penting dalam menentukan kesan akhir yang diperoleh pembaca. Oleh sebab itu, penutup harus dibuat semenarik mungkin seperti membuat lead.

Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penulisan feature, diantaranya adalah:

  • Kreativitas
    Untuk membaut tulisan feature, dibutuhkan kreativitas dan imajinasi penulis dalam merangkai fakta menjadi sebuah cerita yang menarik. Kebiasaan, kepekaan dan analisa kita kepada keadaan disekitar sangat berpengaruh dalam kreativitas.
  • Subjectivitas
    Dalam penulisan feature, kerapkali digunakan penuturan kisah dengan menyebut ‘aku’. Dengan begitu, unsur objectivitas mudah dikenali oleh pembaca.
  • Informatif
    Dalam penulisan feature harus ada informasi yang menarik perhatian pembaca.
  • Menghibur
    Penulisan feature lebih terkesan menghibur pembaca dengan menampilkan berita ringan seperti anekdot kisah pembunuhan, skandal, atau bencana yang bisa membuat pembaca tertawa terbahak.
  • Awet
    Penulisan feature bisa dinikmati untuk jangka waktu yang lebih lama. Penulisan feature lebih menekankan pada fakta-fakta yang bisa merangsang emosi (menghibur, memunculkan empati, di samping tidak meninggalkan unsur informasi).

About nafi

Panggil saja Piul. :) Lahir 5 Juni 1992, di kota Tegal dari rahim seorang Ibu yang sangat cantik seperti bidadari, yang selalu dilindungi oleh seorang ayah yang hebat layaknya Malaikat dalam hidupku. Nafiul Mualimin sebagai nama dan doa yang mereka berikan padaku... Kata an-Nafi (asmaul husna - yang memberi manfaat) dan Mualim (orang mukmin yang berilmu). Menjadi orang yang bermanfaat dalam ilmu merupakan tujuan saya hidup didunia ini !

Posted on Maret 28, 2014, in Artikel, Berita, Buku, Jurnalistik, Tips dan Trik, Writing and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: