Malam Tahun Baru 2013/2014 Di Yogyakarta

Menunggu detik-detik tahun baru...

Menunggu detik-detik tahun baru…

Malam Tahun baru kali ini saya tidak menghabiskan hanya di kos dengan menonton TV, lalu tidur lebih awal. Dan bangun pagi di Tahun yang baru. Malam ini, saya hunting foto kembang api, itu juga siapa tau bisa untuk menjadi foto berita di LPM saya. Sebenarnya saya ingin hunting di kawasan Malioboro dan sampai pagi disana dan memotret pagi dijogja, saat awal tahun, pasti banyak sampah berserakan sehabis Malam Tahun Baru, dan itu bisa dijadikan sebuah foto essay. Tapi, dengan alasan lagi, badan saya sepertinya tidak mampu dan juga hujan pada waktu sore sampai jam 8an malam, membuatku berfikir dua kali untuk turun kejalan, dan menghadapi kemacetan luar biasa yang pastinya bikin stress.

_DSC0497

meriahnya orang-orang gila ini

Akhirnya saya putuskan, setelah mendapat e-mail bahwa di Taman Pelang/Lampion di Monjali akan diadakan pelepasan Lampion. Wuih, apakah bakalan seperti di perayaan Waisak di Borobudur ? Saya mengharapkan bisa mendapatkan foto yang lain dari pada yang lain. Bersama teman satu kosan saya, dan juga teman dari Semarang bersama pacarnya, kami berangkat ke Taman Lampion. Sebelumnya makan di restoran Thailand, bergaya sedikit Hedonis–walaupun setelahnya saya menyesali dengan harga yang mahal !, jam setengah 10 kami sudah berada di Taman Lampion. Dan pastinya dengan keramaian 10 kali dibandingkan dengan hari-hari biasa.

_DSC0515

Setelah menunggu sampai pukul 11, kami-pun berhasil tepat waktu ditempat pelepasan Lampion. oh, shiiit. Ternyata hanya 20an saja lampion yang diterbangkan. Saya mengharapkan 100an lebih lampion yang akan diterbangkan. Sehingga menghiasi langit jogja yang malam itu gelap, tidak ada bulan maupun bintang di langit. Dengan suhu lembab sehabis hujan yang dingin.

Pelepasan Lampion

Pelepasan Lampion

Walaupun begitu, saya tidak menyesal, walaupun persiapanku yang tidak matang. Harus bagaimana untuk mendapatkan foto yang bagus. Dengan pelepasan lampion didepan panggung, dan juga pengunjung yang memenuhi, susah untuk bergerak bebas dan menemukan spot foto yang maksimal, dengan berbagai macam angle..

Ini foto keatas, diatas itu merupakan pecahan dari kembang api, dan terlihat seperti lampion yang sudah terbang jauh...

Ini foto keatas, diatas itu merupakan pecahan dari kembang api, dan terlihat seperti lampion yang sudah terbang jauh…

Berakhir sudah pelepasan lampion yang hanya berlangsung 10 menit-an itu. fiuh, sekarang tinggal menunggu panitia melepaskan kembang api yang indah-indah didepan monumen.

Ramainya..

Ramainya..

Sekali lagi permasalahan yang selalu dihadapi saat banyaknya manusia memenuhi area. Susah menemukan spot yang bagus untuk bisa mendapatkan angle yang bagus. Apalagi, baru pertama kali saya memotret kembang api. Dan hasilnya, seperti yang saya perkitakan. Tidak Maksimal, dan saya kecewa. Dan kekecewaan itu saya lemparkan ke kamera saya, yang sangat ampun untuk mendapatkan fokus ! dengan auto fokus, lama minta ampun ! entah pengaturan yang salah atau apa. Dengan manual fokus ? Mata saya tidak mampu menemukan titik fokus yang terbaik. fiuh.!

_DSC0584

_DSC0585

Setelah memotret dan menikmati pemandangan yang menakjubkan. Kamipun bergegas ke kedai, untuk minum-minum, makan cemilan dan mengobrol ngalor-ngidol tak jelas. hhh Tahun baru kali ini sedikit berwarna. Saya tidak sempat berdo’a, karena tak henti-hentinya saya mengumpati kamera tololku sendiri. Yang berarti saya sendiri yang tolol. -_-”

_DSC0615

_DSC0668

_DSC0672

_DSC0674

_DSC0677

About nafi

Panggil saja Piul. :) Lahir 5 Juni 1992, di kota Tegal dari rahim seorang Ibu yang sangat cantik seperti bidadari, yang selalu dilindungi oleh seorang ayah yang hebat layaknya Malaikat dalam hidupku. Nafiul Mualimin sebagai nama dan doa yang mereka berikan padaku... Kata an-Nafi (asmaul husna - yang memberi manfaat) dan Mualim (orang mukmin yang berilmu). Menjadi orang yang bermanfaat dalam ilmu merupakan tujuan saya hidup didunia ini !

Posted on Januari 1, 2014, in Bla bla bla, bla, Coffee Time, LifeStyle, Photography, Writing and tagged , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. I really like your blog.. very nice colors & theme. Did you design this website
    yourself or did you hire someone to do it for you?
    Plz answer back as I’m looking to design my own blog
    and would like to know where u got this from. thanks a lot

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: