Sebagaimana Keadaan Kalian Maka Seperti Itulah Pemimpin Kalian !

siapa yang menggerakkan pemimpin, kita. Kalau kita baik, maka pemimpinpun akan baik. InsyaAllah

Judul diatas merupakan riwayat Nabi Muhammad SAW di dalam kitab Minhaj al-Sunnah, karangan Ibnu Taimiyyah. Riwayat diatas menunjukan bahwa segala sesuatu yang terjadi pada pemimpin kita, entah itu pemimpin kita baik, buruk, jujur, tidak jujur, amanah, khianat, dan lain sebagainya. Itu dikarenakan oleh diri kita sendiri yang memang keadaannya sama dengan pemimpin kita (yang tadi saya sebutkan).

Kita sering bertanya-tanya, kenapa pemimpin kita tidak amanah (khianat) kepada janji-janji yang mereka katakan. kenapa pemimpin kita mengkorupsi uang rakyatnya sendiri. dan pertanyaan sejenis lainnya, tapi pernahkah kita menanyakan sendiri kepada diri kita, amanahkah kita kepada janji-janji yang kita ucapkan, korupsikah kita kepada uang yang telah diberikan oleh (misalnya orangtua). Saya pikir, jawabannya kurang lebih sama dengan yang terjadi pada saat ini, tentu tidak semuanya dipukul rata–salah. Masih banyak pemimpin-pemimpin yang jujur, amanah dan sebagainya, dan itu menunjukan bahwa kitapun masih banyak yang berperilaku jujur, amanah dan sebagainya.

Didalam surat Al-Imran (3) ayat 165. Allah SWT berfirman:

“Dan, mengapa ketika kamu ditimpa musibah (pada peperangan uhud), padahal kamu telah melimpahkan kekalahan dua kali lipat kepada musuh-musuhmu (pada perang badar), kamu berkata, ‘Dari mana datangnya (kekalahan) ini?’ katakanlah, ‘itu dari kesalahan dirimu sendiri.’ Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Dalam ayat ini, Allah SWT mengajarkan kepada kita, sebelum mencari maupun menunjuk kambing hitam atas segala sesuatunya, kita seharusnya menanyakan pada diri kita masing-masing. Karena sesungguhnya segala sesuatu itu yang menimpa diri kita adalah karena dari dalam diri kita sendiri.

Melanjutkan dari kitab Ibnu Taimiyyah, dalam atsar yang lain diriwayatkan, bahwa Allah SWT berfirman:

“Aku adalah Allah Azza wa Jalla, raja dari para raja, hati dan otak para penguasa itu ada ditangan-Ku, barang siapa menaati-Ku maka Aku akan menjadikan para penguasa itu sebagai rahmat baginya, dan barang siapa yang mendurhakai-Ku maka Aku akan menjadikan mereka sebagai azab baginya. Maka, janganlah kamu kamu sibuk mencaci maki para penguasa, tetapi taatilah perintah-Ku maka akan Aku lembutkan hati mereka untuk kamu.”

Firman diatas sudah sangat jelas, bahwa kita tak pantasnya untuk mencaci maki para pemimpin kita, terlebih kita semua adalah pemimpin. Kita pasti percaya, segala sesuatu pasti atas kehendak Allah SWT, tidak ada sesuatu-pun yang terjadi maupun tidak terjadi tanpa kehendak-Nya.

Maka dari itu, marilah kita tegakkan Islam di Indonesia ini, kita perbaiki Akidah-akidah para generasi muda Indonesia yang sudah terkontaminasi oleh sesuatu yang tak pantas. mari kita tegakkan, setegak-tegaknya Rukun Iman dan Rukun Islam. Dan selalu berdo’a kepada-Nya, agar Rahmat serta Hidayahnya turun kepada para pemimpin-pemimpin negeri ini, para para pemuda-pemuda generasi penerus bangsa ini, kepada para pejuang-pejuang yang tak pernah lelah meneriakkan kebenaran. Agar semua menjadi seorang Abdullah, menjadi seorang Khalifah di bumi ini. Amiiin, amiiin, ya rabbal ‘alamin.

About nafi

Panggil saja Piul. :) Lahir 5 Juni 1992, di kota Tegal dari rahim seorang Ibu yang sangat cantik seperti bidadari, yang selalu dilindungi oleh seorang ayah yang hebat layaknya Malaikat dalam hidupku. Nafiul Mualimin sebagai nama dan doa yang mereka berikan padaku... Kata an-Nafi (asmaul husna - yang memberi manfaat) dan Mualim (orang mukmin yang berilmu). Menjadi orang yang bermanfaat dalam ilmu merupakan tujuan saya hidup didunia ini !

Posted on November 4, 2012, in Artikel, Islam, Motivasi, Renungan, Writing and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: