Menyikapi Film Innocence Of Muslims !

Artis Anna Gurji (kanan) bersama Nakoula Basseley Nakoula

Sebuah film yang memang saat ini dibicarakan banyak orang, khususnya orang muslim yang tersinggung dengan adanya film yang menghina Islam dan Nabi Muhammad SAW.  Sebuah film yang berjudul Innocence of Muslims (kalau kita merujuk pada google translate, bisa di indonesiakan “Keluguan Muslim” / “Kemurnian Muslim” ) yang dimaksud disini, sebagai wujud muslim yang sesungguhnya—menurut produser film tersebut. Sebelumnya film yang bertemakan anti-Islam ini berjudul Innocence of Bin Laden. Film ini diproseduri oleh seorang penganut koptik—sebuah Gereja Katolik Koptik—yang bernama Nokoula Nasseley Nakoula (Sam Bacile) Dengan biaya produksi hanya sebesar $50.000 sampai $60.000. Judul produksi yang sebenarnya yaitu Desert Warrior, sedangkan judul di internet  The Real Life of Muhammad and Muhammad Movie Trailer, kedua tayangan itu diupload di situs web video sharing YouTube. Kedua cuplikan film itu diupload di Youtube pada tanggal 1 Juli 2012 (The Real Life of Muhammad pada pukul 13.02 dan Muhammad Movie Trailer pada pukul 13.50).

Dalam film ini menceritakan bagaimana Islam pada zaman dulu merupakan agama yang perusak, brutal, haus kekayaan, yang tentu saja bagi umat muslim sangat jauh dari Islam yang sebenarnya. Dan paling membuat seluruh umat muslim marah, merupakan bagaimana penggambaran dari Nabi Muhammad SAW yang disebut sebagai orang yang bodoh, seorang penipu, hidung belang dan lain sebagainya—tentu saja sangat bertolak belakang dengan yang digambarkan oleh Al-Qur’an dan As-Sunnah. Tentu ini menjadi salah satu gelombang islamfobia atau anti islam diseluruh dunia, yang merasa islam sebagai suatu agama yang mengahalkan pembunuhan, penindasa, kekerasan dan lain sebagainya.

Sebenarnya film ini sudah ditayangkan pada bulan Mei dan Juni 2012 dengan judul lamanya (Innocence od Bin Laden) ditayangkan pertama kali di Vine Theatre, Hollywood, California, dan yang menontonyapun sangat sedikit—belum menjadi sorotan, seperti yang terjadi saat ini. Walaupun para pemeran dari film tersebut, mengaku tidak tahu kalau film itu menceritakan tentang Nabi Muhammad SAW. Mereka mengaku bahwa film yang dibintanginya tersebut berjudul Desert Warrior, yang seharusnya bercerita tentang peristiwa yang terjadi dua ribu tahun yang lalu. Karena menurut informasi dari salah satu pemeran film tersebut (Cindy Lee Garcia) yang berperan sebagai ibu dari calon pengantin Nabi Muhammad SAW, bahwa film tersebut sangat berbeda dengan skenario yang sebenarnya.

Film ini menjadi sorotan seluruh umat muslim diseluruh dunia, pada tanggal 8 September 2012 ditayangkan oleh sebuah stasiun televisi Mesir bernama Al-Nas, yaitu sebuah cuplikan berdurasi dua menit dalam bahasa Arab—oleh Syeikh Khaled Abdalla. Dan tentu saja berita ini menyebar keseluruh pelosok dunia, lewat beragam gelombang protes yang dilakukan oleh orang muslim diseluruh negara didunia ini. Dan gelombang demo mengutuk pembuatan film ini, masih berlangsung sampai saat ini, diseluruh pelosok dunia.

Sam Bacile yang menjadi produser ini tetap akan mempertahankan film ini, dengan alasan bahwa dia bosan dengan muslim radikal yang membunuh orang tidak bersalah. Sam Bacile pun mengaku sebagai orang Yahudi Israel, walaupun banyak kalangan yang menyangkal pengakuan tersebut. Sedangkan dia sekarang sedang bersembunyi karena keamananya yang tidak terjamin, menyusul tewasnya Duta Besar Amerika di Benghazi, Libya  yaitu Cristopher Stevens dan 3 orang warga AS lainnya. Bahkan Presiden AS Barack Obama menyatakan bahwa, “Saya telah menjelaskan Amerika Serikat memiliki penghormatan bersar bagi pemeluk semua agama. Tapi tak pernah ada pembenaran bagi kekerasan, tak ada alasan untuk menyerang konsulat dan kedutaan besar kami”.

Di Indonesia, bermacam-macam gelombang protes dan demo terjadi di Jakarta, tepatnya di depan gedung kedutaan besar Amerika Serikat seperti HTI, FPI, MUI dan lain sebagainya. Untuk menyatakan bahwa AS harus bertanggung jawab atas film tersebut dan menginginkan pembuat film itu untuk dihukum seberat-beratnya yaitu hukuman mati. Tapi sepertinya pemerintahan AS-pun tidak bisa berbuat banyak mengenai hal tersebut, menurut menteri luar negeri Hillary Clinton hal itu tidak bisa dilakukan, karena atas nama kebebasan berekspresi yang dilindungi dalam kontitusi dan hukum AS, sehingga tidak mudah untuk AS menghentikan penayangan film dan menghukum orang yang membuat film tersebut.

Beberapa aksi demo berakhir ricuh, sungguh ironi melihat kericuhan terjadi dan terjadi banyak korban yang terluka bahkan sampai meninggal, karena tindakan itupun wajah Islam yang anti kekerasan hanya menjadi dongeng. Mari kita sebagai umat muslim, untuk menyikapi hal ini dengan kepala dingin. Bukan berarti kita membiarkan kemungkaran terjadi begitu saja, tapi mari kita luruskan semua ini dengan tidak menggunakan kekerasan. Mari kita tunjukan kepada dunia, bahwa gambaran dari film Innocence of Muslims sangat jauh dari kenyataan, bahwa Islam merupakan rahmat untuk semesta alam. Islam merupakan agama yang penuh kasih sayang, anti kekerasan, benar, adil, dan sebagainya. Jadikan Rasulullah SAW sebagai suri teladan kita, dalam menyikapi segala hal, jangan kita melakukan sesuatu atas dasar nafsu, karena sesuatu yang didasarkan oleh nafsu adalah perbuatan syaitan, mari kita lakukan sesuatu karena Allah SWT semata. | Nafiul Mualimin

About nafi

Panggil saja Piul. :) Lahir 5 Juni 1992, di kota Tegal dari rahim seorang Ibu yang sangat cantik seperti bidadari, yang selalu dilindungi oleh seorang ayah yang hebat layaknya Malaikat dalam hidupku. Nafiul Mualimin sebagai nama dan doa yang mereka berikan padaku... Kata an-Nafi (asmaul husna - yang memberi manfaat) dan Mualim (orang mukmin yang berilmu). Menjadi orang yang bermanfaat dalam ilmu merupakan tujuan saya hidup didunia ini !

Posted on September 18, 2012, in Artikel, Berita, Islam, Jurnalistik and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: