Category: Ekonomi


TOLAK KENAIKAN BBM !!!

Kenaikan harga BBM sebenarnya merupakan satu bagian kecil dari upaya liberalisasi sektor migas di negeri ini. Nantinya, Pertamina, perusahaan miyak yang selama ini menjadi pengelola tunggal itu akan bersaing dengan lebih dari 40 perusahaan migas asing yang sudah mengantongi izin untuk membuka 20.000 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia, dengan harga standar internasional.

Berikut ini perbincangan dengan Kepala Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada Drs. Revrisond Baswir, M.B.A, yang ditemui dalam Seminar Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Gedung DPR, Jakarta. Berikut petikannya:

Kenaikan BBM ini kedepannya akan berdampak seperti apa?

Untuk mengetahui dampak kenaikan harga BBM, kita harus tahu persis latar belakang dan motivasi. Kalau menurut pemerintah, latar belakangnya apakah untuk mengoreksi yang tidak tepat sasaran, untuk menghemat konsumsi BBM, termasuk untuk menghindari penyelundupan dan sebagainya. Saya kira itu alasan yang dicari-cari, bukan penjelasan namun justru mengaburkan dari motif sebenarnya. Alasan yang sebenarnya adalah sejak pemerintah menandatanganani LOI 1998 di mana kita tunduk pada IMF untuk melepas harga BBM ke harga internasional. Ini sebenarnya bukan soal kenaikan, tapi soal proses bertahap melepas harga BBM ke harga pasar sesuai garis IMF, dan itu sudah difollow up oleh pemerintah yang sejak 1999 sudah membuat draft UU Migas yang baru, tapi pada waktu itu bentrok dengan Pertamina. View full article »

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) meminta agar pemerintah lebih memperhatikan pengelolaan utang yang pada Tahun Anggaran 2012 yang angkanya mencapai Rp 1.937 Triliun. Pasalnya, Koordinator Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, mengungkapkan utang tersebut lebih banyak digunakan untuk keperluan kemewahan para pejabat.

“Pengelolaan utang oleh pemerintahan SBY sangat amburadul dan mengecewakan lantaran utang dipakai untuk bermewah-mewahan pejabat,” ungkap Uchok lewat pesan singkatnya, Ahad (5/2).

Uchok mencontohkan biaya pembelian pesawat kepresidenan dengan konsep green aircraft diadakan dengan anggaran senilai Rp 526 Miliar. Semuanya berasal dari utang. Dalam pos anggaran tahun 2011, ujarnya, terlihat pemerintah mengalokasikan Rp 92 Miliar untuk pesawat tersebut. Kemudian, pada 2012, pemerintah mengalokasikan utang senilai Rp 339 Miliar untuk pos yang sama. View full article »

 

Pemerintah selama ini gencar membangun opini untuk memuluskan rencana pembatasan konsumasi BBM bersubsidi yang direncanakan akan diberlakukan per 1 April di Jawa Bali. Di sisi lain seolah tertelan oleh opini yang gencar itu, juga ada rencana pemerintah yang tidak kalah efeknya terhadap masyarakat dibanding rencana pembatasan BBM bersubsidi itu, bahkan bisa jadi efeknya lebih luas. Yaitu rencana pemerintah untuk menaikkan tarif dasar listrik (TDL) juga per 1 April 2012. Rencana yang akan diajukan ke DPR, TDL untuk pelanggan rumah tangga golongan 450 volt ampere keatas akan dinaikkan. Menurut Jarman Direktorat Kelistrikan kementerian ESDM dalam wawancara dengan stasiun TVone (Selasa, 31/1), TDL itu akan dinaikkan 10 %. Kenaikan itu dikatakan untuk menutupi subsidi listrik yang turun 20 triliun dibanding 2011. Besaran subsidi listrik di APBN-P 2011 sebesar Rp 65,6 triliun turun menjadi Rp 45 triliun pada APBN 2012. Asumsi perhitungan subsidi didasarkan dengan nilai tukar dolar sebesar Rp 8.800, harga minyak mentah sekitar US$ 90 per barel, penjualan listrik sebanyak 173, Twh, susut jaringan 8,5 persen dan tercapainya bauran energi. (http://www.tempo.co/read/news/2011/09/29).

Untuk menjalankan rencana kenaikan TDL itu, kementerian ESDM tengah menyiapkan beberapa opsi rencana kenaikan tarif dasar listrik tahun 2012. Usulan pemerintah itu akan disampaikan ke Komisi VII DPR dalam waktu dekat. View full article »

Oke saya akan melanjutkan tulisan dari Perkembangan Ekonomi Islam untuk Indonesia (1).

Dari ulasan sebelumnya, muncul juga satu hal yang  cukup melejit dikalangan dunia muslimyaitu dengan munculnya semangat ekonomi islam. Ekonomi Islam menjadi solusi bagi kaum musliminuntuk mengejar ketertinggalannya dengan bangsa-bangsa lain. Trend ekonomi Islam ini kemudian mulai membuat para akademisi dan praktisi muslim memikirkan cara-cara untuk bangkitnya ekonomi islam sebagai satu-satunya solusi perekonomian global saat ini yang sudah rapuh dan tua.

Perkembangan ekonomi islam di dunia mengalami sebuah peningkatan yang drastis sejak berkumpulnya negara-negara muslim yang tergabung dalam OKI di Jeddah pada tahun 1975. Ternyata, Ekonomi Islam tidak hanya diterima dinegara-negara OKI saja, tetapi juga negara-negara kapitalis AS, Inggris, Luxembrug, Singapura, dll. Pertimbangan akan kemajuan ekonomi islam ini didasari oleh banyaknya umat muslim didunia dan SDA yang melimpah ruah. Bagaimana umat muslim adalah umat nomor dua terbanyak didunia dengan jumlah sekitar 2.3 Milyar jiwa (PEW Research Centre’s Forum on Religion & Public Life. Mapping The Moeslim Population. October 2009). View full article »

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.012 pengikut lainnya.