Archive for Januari 22, 2012


Saya mengutip dari salah satu buletin, dan semoga bermanfaat buat teman-teman semua…

Dari Kajian Lajnah Siyasiyah DPP HTI terhadap draft RUU Intelijen yang terdiridari 46 pasal terbagi dalam sepuluh bab, Naskah Akademik (NA) yang disiapkan DPR (2010), ditambah DIM (Daftar Inventaris Masalah) yang diajukan Pemerintah atas RUU Intelijen Negara, ada beberapa catatan kritis penting tang perlu menjadikan perhatian semua elemen masyarakat.

Pertama, ada kalimat-kalimat dan frase yang tidak didefinisikan dengan jelas, pengertiannya kabur dan multitafsir, sehingga nantinya berpeluang menjadi pasal karet. Misalnya, frase “ancaman nasional” dan “keamanan nasional”, dsb definisinya tidak jelas, pengertiannya kabur dan multitafsir. Begitu juga “musuh dalam negeri”, siapa dan kriteriannya apa, tidak jelas. Poin pertama ini sangat penting, karena rumusan yang tidak terukur menyangkut definisi dan hakikat dari “ancaman”, “keamanan nasional” dan “musuh dalam negeri” itu sangat mungkin disalah gunakan demi kepentingan politik kekuasaan. Karena bersifat subyektif, maka penafsirannya ajan tergantung “selera” pemegang kebijakan dan kendali terhadap operasional intelijen. Bisa jadi, sikap kritis dan kritik atas kebijakan pemerintah akan dibungkam dengan dalih “ancaman” atau mengancam “keamanan nasional” dan stabilitas.
Kedua, di dalam RUU Intelijen Pasal 1 dikatakan Intelijen negara merupakan lembaga pemerintahan, tidak dikatakan lembaga negara. Dengan definisi itu, intelijen berpeluang dijadikan alat penguasa untuk memata-matai rakyat dan musuh politiknya.

View full article »

Sudah lama saya tidak posting di blog ini, karna saya sedang mudik, dan menikmati liburan…. :D

Kemarin, saya bertemu dengan salah satu guru saya, pada waktu SMA dulu, dan kami ngobrol banyak hal. Dan entah kenapa, kami mulai berdiskusi tentang negeri ini. Semua berawal dari, saya yang menyatakan sangat menidolakan tokoh Ichsanoodin Norsy, sang  pengamat ekonomi Indonesia, yang mempunyai kritikan-kritikan yang pedas kepada setiap kebijakan negara (yang memang kebijakan itu sungguh sangat merugikan rakyat kecil)… Dan guru saya tersebut, tidak menyukai tokoh saya ini, nggak tau kenapa. tapi setelah saya tanyakan, ternyata beliau tidak suka karna pak norsy ini, sering negative thinking terhadapat pemerintahan (nah loh ???? ), hahaha. Menurutnya, kita musti positif thinking terhadapat pemerintahan. (nah loh, ini lebih aneh lagi)… saya hanya diam, walau saya mempunyai banyak jawaban, tapi jawabannya lewat blog ini saja… hehehe, nggak sopan, negur orang tua, apalagi itu guru saya, yaaa, ada waktunya nanti :) :p

Begini jawaban saya… View full article »

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.012 pengikut lainnya.